Lewati ke konten utama
← Kembali ke Berita
Tips & Trik 24 Mei 2026

3x Seminggu, 6 Set, 16 Repetisi: Formula Riset 2025 untuk Melawan Kehilangan Otot di Atas 40

Meta-analisis 711 lansia mengidentifikasi dosis optimal resistance training untuk mencegah sarcopenia. Ini cara menerjemahkannya ke program mingguan.

3x Seminggu, 6 Set, 16 Repetisi: Formula Riset 2025 untuk Melawan Kehilangan Otot di Atas 40

Kalau kamu sudah lewat 40 dan ingin program lifting yang punya dasar bukti — bukan sekadar rutin gym generik — ini angkanya: meta-analisis Bayesian dari 711 lansia, yang diterbitkan di PMC12263917, mengidentifikasi dosis optimal resistance training untuk mencegah sarcopenia: tiga sesi per minggu, enam set per kelompok otot, dan sekitar 16 repetisi per set — totalnya sekitar 1.400 repetisi per minggu.

Angka itu terdengar banyak, tapi sebenarnya bisa dipecah ke dalam program kompak. Misalnya tiga sesi full body dengan empat compound movement utama: squat atau leg press, deadlift atau hip hinge, push (bench atau overhead), dan pull (row atau pulldown). Setiap movement dilakukan dengan dua set di setiap sesi, total enam set per minggu per kelompok otot. Repetisi per set diatur di rentang 12-18 sehingga setiap set selesai dengan 2-3 reps in reserve (RIR) — bukan sampai gagal total, tapi cukup berat untuk merangsang sintesis protein dan adaptasi neuromuscular.

Penting untuk dicatat bahwa intervensi yang menghasilkan tingkat sarcopenia nol persen di kelompok studi tidak hanya melibatkan latihan — protein juga ditingkatkan dari 0,99 ke 1,22 gram per kilogram berat badan per hari. Bagi rata-rata pria 70 kg, itu artinya naik dari sekitar 70 ke 85 gram protein per hari. Bagi yang sudah konsumsi cukup, fokus pada konsistensi distribusi: minimal 25-30 gram protein berkualitas per makan, tiga kali sehari, dengan porsi terakhir sekitar 1-2 jam sebelum tidur.

Pemula yang baru kembali ke lifting setelah lama vakum tidak perlu langsung 6 set per kelompok otot di minggu pertama. Mulai dengan 2-3 set per kelompok otot di minggu 1-2, lalu naik bertahap. Konsistensi 12 minggu pada dosis menengah lebih bernilai daripada satu bulan pada dosis full lalu drop karena cedera atau overload. Pantau progres lewat angka angkatan dan komposisi tubuh, bukan timbangan saja — massa otot yang naik bisa menutupi penurunan lemak di timbangan, sehingga timbangan saja menyesatkan.