42 Hari ke Hyrox Jakarta: Riset Terbesar Concurrent Training Membuktikan Kamu Tidak Harus Pilih
Umbrella review dari 144 studi menjawab keraguan terbesar hybrid athlete — dan hasilnya lebih menggembirakan dari yang diperkirakan.
AirAsia Hyrox Jakarta 2026 berlangsung 27–28 Juni di NICE PIK2 Tangerang — 42 hari lagi. Bagi calon peserta yang masih bimbang antara fokus latihan strength atau endurance di sisa waktu persiapan, sebuah penelitian besar memberikan jawaban berbasis data.
Umbrella Review Terbesar dalam Sejarah Concurrent Training
Sebuah umbrella review yang dipublikasikan di Sports Medicine (Februari 2026) menganalisis 17 meta-analisis yang mencakup 144 studi tentang concurrent training — gabungan latihan strength dan endurance dalam satu program. Ini adalah tinjauan terbesar sejauh ini untuk pertanyaan yang sudah lama menjadi perdebatan: apakah melatih keduanya secara bersamaan mengorbankan salah satu adaptasi?
Temuan utamanya: interference effect — efek gangguan antara adaptasi strength dan endurance — jauh lebih kecil dari yang selama ini diajarkan. Untuk hypertrophy (pertumbuhan massa otot), perbedaan antara concurrent training dan resistance-only training tidak signifikan secara statistik. Kapasitas aerobik dari concurrent training juga setara dengan endurance-only training.
Apa yang Masih Perlu Diperhatikan
Interference effect memang tetap ada, tapi pada domain yang lebih spesifik: power dan explosive strength. Ini relevan untuk peserta Hyrox kategori Pro yang kompetitif — di mana output power dalam waktu singkat menjadi penentu. Untuk peserta kategori Open, yang lebih mengandalkan daya tahan dan efisiensi gerak di 8 station sepanjang hari kompetisi, temuan ini lebih langsung menguntungkan.
Soal urutan latihan: studi menemukan tren bahwa resistance sebelum endurance sedikit lebih menguntungkan untuk hypertrophy, tapi perbedaannya tidak mencapai signifikansi statistik. Secara praktis, faktor recovery dan preferensi pribadi bisa menjadi penentu yang lebih relevan dari urutan sesi.
Implikasi untuk 6 Minggu Menuju Hyrox
Data ini memberikan justifikasi empiris untuk mempertahankan program campuran strength dan endurance di sisa persiapan — tanpa harus khawatir bahwa sesi lari akan "memakan" massa otot yang dibutuhkan untuk station sled push, rowing, atau sandbag lunges.
Yang perlu dijaga adalah volume dan recovery: concurrent training yang terlalu padat tanpa jeda yang cukup tetap berpotensi menimbulkan overtraining, terlepas dari temuan tentang interference effect. Hyrox Jakarta tersedia dalam kategori Individual (Open dan Pro), Doubles, dan Relay — info registrasi di hyrox.com/event/hyrox-jakarta.